Minggu, 09 Januari 2011


Virus??? apa sih sebenarnya virus. Setiap hari pasti kita familiar dengan kata yang satu ini, baik di dunia biologi maupun komputerisasi. Arti virus menurut harfiahnya yaitu parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Namun kita tidak akan membahas virus yang ini karna jujur nilai pelajaran biologi saya sendiri cukup memprihatinkan.... =)
Virus yang kita bahas kali ini adalah virus komputer, yaitu merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Operating system memang rentan sekali terhadap virus, mungkin karena kelemahan dari OS itu sendiri sehingga sampai saat ini sudah berjuta-juta virus tercipta dan semakin canggih dan semakin membikin kita ribet bukan kepayang gara-gara virus..., hufffh
Dibawah ini beberapa tips untuk mencegah virus, menghambat atau mungkin juga mempersulit virus untuk beraksi di komputer kita khususnya utk sobat2 yang jarang sekali update antivirus :

 1. Mengganti icon yang biasa
Beberapa jenis worm/virus menggunakan tipuan dg cara menyamar sbg file word (*.doc) atau folder. Virus jenis ini memanfaatkan kelengahan si pengguna komputer. Jadi ketika si pengguna men-double click maka menyebarlah virus ini. Atau terkadang menggunakan icon installer software, gambar (*.jpg), teks (*.txt), atau yang lainnya. Dari tipuan diatas kita bisa melakukan langkah preventif dg cara mengganti gambar icon kita dari yg biasa. Caranya: Masuklah Explorer-Tools-Folder Option-File Types-cari yg akan diganti (contoh *.doc)-klik advanced-change icon…-pilih salah satu (atau browse utk mencari yg lain)-OK.
Ulangi langkah2 di atas utk beberapa tipe file yg sering dipakai ‘topeng’

 2. Mengganti nama file untuk msvbvm60.dll
Fakta: 85% virus indonesia dan 65% virus asing menggunakan bahasa pemrograman visual Basic (VB). Dan aplikasi VB butuh module bernama msvbvm60.dll yg terletak di direktori C:\WINDOWS\system32\. Dari fenomena diatas hal yg bisa kita lakukan adalah me-rename file msvbvm60.dll atau menyembunyikannya. Cara cepatnya:
Buat file dg notepad ketik ren C:\windows\system32\msvbvm60.dll 60.dll save dengan nama vbos.bat, simpan di direktori C:\windows\
Buat satu file lagi dg notepad ketik ren C:\windows\system32\60.dll msvbvm60.dll save dg nama vsip.bat, simpan juga di C:\windows\
vbos utk me-rename dan vbfix utk mengembalikan spt semula jika sewaktu-waktu kita butuh file ini utk menjalankan aplikasi VB.
Cara eksekusi vbos.bat (merename) adl: start-run-ketik vbos-enter
Cara eksekusi vsip.bat (mengembalikan) adl: start-run-ketik vsip-enter
Jadi jika ada virus berbasis VB mencoba ‘gentayangan’ di komputer anda akan muncul dialog box seperti ini:


 3. Mematikan fungsi autorun
Beberapa jenis virus/worm akhir-akhur ini menggunakan fasilitas autorun dg memanfaatkan file autorun.inf atau folder.htt yg biasanya di-hidden.
Sehingga ketika flash disk USB anda baru menancap di komputer otomatis si virus langsung beroperasi, so kita harus mengentikan laju virus tsb. Caranya adalah dengan mematikan fungsi autorun.
·       Start-run-ketik gpedit.msc
·       Buka Computer Configuration-Administrative Templates-System
·       Di bagian kanan cari Turn off Autoplay, pilih enable, pilih All drives
·       Setelah itu User Configuration-Administratiive Templates-System
Turn off Autoplay, pilih enable, pilih All drives
Akhir - akhir ini ada beberapa USB security portable yang berfungsi untuk menahan laju virus dari flashdisk dengan  cara vaksinasi, untuk download portable nya silahkan tanya sama mbah google ya
 
 4. Waspadalah!!!
Itu mungkin tip terakhir yg bisa digunakan, kenapa? Tiap hari para virus/worm writermakin kreatif, mereka akan selalu berpikir bagaimana agar bisa menginfeksi anda. Misal: virus/worm membawa database msvbvm60.dll yg akan dipakai sebagai cadangan jika user sdh memanipulasi file msvbvm60.dll(tips #2) sekaligus dia akan menggandakan file msvbvm60.dll dg nama yg acak pada tiap folder dg attribut super hidden. Kejahatan ada bukan saja karna niat tapi karna ada kesempatan, maka dari itu... WASPADALAH!!!

0 komentar:

Posting Komentar